Hidup sehat di lingkungan yang tidak steril

Masyarakat kita menjadi sangat takut pada bakteri, media mempromosikan produk seperti tisu antibakteri untuk rumah, dan gel antibakteri untuk digunakan saat kita keluar rumah. Meskipun sebagian besar dari kita tidak mengalami muntah, ketakutan kita terhadap bakteri disebabkan oleh produsen yang mencoba memanfaatkan produk antibakteri mereka. Orang tua khususnya menjadi sasaran para pemasar yang tidak bermoral ini.

Bakteri dan virus ada di sekitar kita. Itu ada di udara yang kita hirup dan hal-hal yang kita sentuh. Tubuh kita dirancang untuk memblokir patogen ini, kulit kita tidak dapat ditembus oleh benda asing dan sistem kekebalan kita efektif melawan mikroorganisme yang menyerang. Sinar matahari sangat efektif dalam membunuh bakteri dan virus. Sinar UV diketahui membunuh dengan merusak DNA mereka.

Produk antibakteri dibuat dengan alkohol, klorheksidin, atau bahan kimia lain yang telah terbukti membunuh bakteri pada permukaan. Rumah sakit menggunakan produk ini untuk mengurangi beban bakteri di lingkungan, karena bakteri dan virus yang ditemukan di rumah sakit dapat berbahaya jika dilepaskan ke lingkungan. Tindakan harus diambil untuk menghindari kontaminasi orang atau benda dengan bakteri yang berpotensi fatal seperti resisten methicillin Stafilokokus aureus (MRSA) atau basil tuberkel yang menyebabkan tuberkulosis.

Di masyarakat, sinar matahari harus cukup karena bakteri di udara akan mengendap setelah area dibersihkan dengan disinfektan. Meskipun penting untuk membersihkan lingkungan hidup kita secara teratur, desinfeksi secara teratur tidak diperlukan. Media mencoba menggambarkan bakteri sebagai kehadiran yang jahat, tetapi ternyata tidak. Orang-orang dengan sistem kekebalan hanya perlu merasa penting untuk tetap berada di lingkungan yang steril, tetapi kita semua dapat hidup selaras dengan bakteri.

Bakteri berguna dalam kesehatan dan penelitian, mereka melalui Escherichia coli bahwa insulin manusia dapat disintesis menggunakan teknologi DNA rekombinan. Tanpa bakteri tidak mungkin melakukan banyak penelitian, tidak akan ada antibodi yang dibuat untuk membantu mengobati penyakit seperti multiple sclerosis atau osteoporosis. Bakteri selalu menjadi alat yang berguna dalam mencari kesehatan.

Flu babi dan flu burung adalah bakteri yang tidak menular ke manusia, tetapi kita sekarang juga menjadi korban dari jenis ini. Sistem kekebalan kita tidak mengenali jenis baru ini sebagai ancaman, sehingga kita jatuh sakit. Pada orang yang sehat, istirahat dan banyak cairan akan membantu tubuh pulih; Tetapi orang tua dan muda memiliki sistem kekebalan yang kurang optimal sehingga akan memiliki beberapa masalah dalam melawan bakteri.

Bahkan dalam kasus ini, penggunaan produk antibakteri tidak membuktikan bahwa infeksi tidak akan menyebar. Meskipun setiap permukaan telah dibersihkan, kita masih bergantung pada lingkungan dan udara kita. Kita dapat mendisinfeksi udara di rumah kita, tetapi tempat-tempat umum seperti sekolah dan perpustakaan tidak mempraktikkan disinfeksi secara bebas, jadi kerja keras kita untuk menghindari sakit digagalkan dengan mengunjungi tempat-tempat yang sering dikunjungi orang sakit.

Bagaimana kita mencegah jatuh sakit? Stres dan dehidrasi dapat menyebabkan tubuh menjadi lesu, dan sistem kekebalan tubuh kita akan menderita karenanya. Kita harus menjaga kesehatan kita dengan makan makanan yang kaya nutrisi dan minum banyak air, dan olahraga teratur juga penting untuk menjaga pikiran dan tubuh tetap kuat. Mensterilkan dan mendisinfeksi semua yang kita miliki bukanlah cara untuk hidup, karena kita tidak bisa selamanya berada dalam gelembung yang aman, tetapi kita dapat bersiap untuk invasi bakteri menular.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*